percakapan sibuta,situli,sigagu dan si lumpuh..
pada suatu hari....
disudut kota yang penuh dengan keramaian ada seseorang yang
sedang beragumentasi,
buta,tuli,gagu dan lumpuh, mereka adalah orang yang punya
keterbatasan fisik.
"enak yah jadi
situli, walaupun ia tuli tapi ia bisa melihat keindahan dunia.
tidak seperti aku, aku
cuma bisa mendengar cerita darimu tuli!" ucap si buta kepada situli.
"justru kamu
harusnya bersyukur buta, walaupun kamu buta tapi kamu
bisa mendengar
lagu-lagu indah dan kamu bisa mendengarkan apa yang mereka bicarakan, tanpa
harus merka berteriak-teriak
jika berbicara denganmu. kadang aku merasa sedih buta setiap orang yang
berbicara dengan ku , semua orang jengkel padaku,sebab aku tuli.
"lalu si gagu
menulis surat, buta dan tuli kalian masih lebih beruntung dari pada aku, kalian
berbicara fasih dan semua orang
mengerti apa yang kalian biacarakan!" sedangkan aku?" ketika aku
berbicara tak jarang orang yang mengertiku, bahkan kadang orang selalu
mengejekku.
ketika mereka sedang memperdebatkan segala kekurangan
mereka, si lumpuhpun menghampiri si buta,si tuli dan sigagu. dengan keadaan
merangkak-rangkak.
"buta,tuli,gagu
kalian masih jauh lebih beruntung daripada aku!" aku yang lumpuh ini cuma
bisa merangkak. kalian masih bisa berjalan
ketempata-tempat yang kalian inginkan. kalaian masih bisa berlari dan
berjalan-jalan. sedangkan aku ?" aku hanya bisa menunggu orang yang rela
dan bersedia membopongku.
seketika mereka berfikir.. ada baiknya kita saling
melengkapi dengan kekurangan kita masing-masing.
"tuli aku siap
mejadi telingamu, dan aku akan membisikan kepadamu apa yang mereka katakan
kepadamu!"
"terimakasih
buta, aku juga siap mejadi mata duniamu, aku akan menceritakan
keindahan-keindahan yang ada dimuka bumi ini!"
"gagu kamu tidak
usah bersedih lagi, mulai sekarang tak ada orang yang akan menyakiti atau
mengejekmu lagi, aku siap menjadi penerjemahmu kepada setiap orang yang menyapamu'
"terimakasih
lumpuh,aku juga siap menjadi kaki mu, aku akan membopongmu dan pergi ketempat-tempat
yang kamu inginkan.
dan mereka pun akhirnya berpelukan.... hidup bahagia bersama
menikmati keindahan yang telah allah berikan dengan saling berbagi.
pada dasarnya kita hidup saling melengkapi,memberikan
warna-warni dunia.
saling tolong menolong kepada sesama.
memang rumput tetangga lebih hijau warnanya. kita hidupkan
punya cerita masing-masing, punya cerita indah dan pait masing-masing.
tanpa rasa syukur kita tidak akan selalu puas dengan apa
yang kita punya.
pesan yang dapat diambil dari cerpen ini.
budayakan berysukur dan selalu berfikir positive, dengan apa
yang kita punya, lebih dan kurangnya kita hanya kita yang mampu merubah menjadi indah dengan rasa syukur..
thanks ya udah mau baca semoga bermnanfaat, kurang lebihnya
penulis mohon maaf :)
Kisah insfiratif dari seorang yang keterbatasan mental
Reviewed by
Unknown
on
7:37 PM
Rating:
Reviewed by
Unknown
on
7:37 PM
Rating:

No comments :